SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa Merupakan prosiding hasil Seminar Nasional Pendidikan Dasar (sendiksa) yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Palembang en-US SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR Pembelajaran dengan Papercraft di PAUD Taman Sari https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/56 <p>Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan kelas yang bertujuan untuk mendeskripsikan<br /> proses Implementasi Kegiatan Bermain <em>Papercraf </em>Dalam Meningkatkan Kemampuan<br /> Motorik Halus Anak Usia Dini Di PAUD Taman Sari. Penelitian ini dilakukan pada anakkelas B yang berjumlah 17 orang dengan metode Kemmis dan Taggart yang terdiri dari4 tahap kegiatan yaitu (rencana, tindakan, observasi dan refleksi). Penelitian ini terdiridari 2 siklus masing-masing siklus sebanyak 8 pertemuan. Teknik pengumpulan datamenggunakan observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakankuantitatif dan kualitatif. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan deskripsi statistikuntuk membandingkan pra siklus sampai dengan siklus II. Hasil penelitian menunjukkanterdapat peningkatan Motorik Halus melalui Permainan Papercraft dengan skor pada prasiklus 23,86 meningkat menjadi 35,63 pada siklus I, dan mengalami peningkatan sebesar46,98 pada siklus II dengan kategori berkembang sesuai harapan. Ini artinya berdasarkanteori Mills yang menyatakan bahwa kriteria keberhasilan tindakan adalah 71% darijumlah anak dapat dikatakan berhasil.</p><p><br /> <strong><em>Kata Kunci </em></strong><em>: Kemampuan Motorik Halus,Bermain Papercraft</em></p> Padilah Padilah Rahmah Novianti Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-28 2019-12-28 1 01 ETNOSAINS MULTIMEDIA LEARNING PADA PEMBELAJARAN IPA SEKOLAH DASAR https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/58 Pembelajaran sains yang mampu menjembatani perpaduan antara budaya siswa atau pengetahuan asli dengan budaya ilmiah di sekolah atau pengetahuan khas dari suatu komunitas atau etnosains. Siswa belajar secara formal untuk memahami lingkungannya dengan berbagai permasalahan yang ada di sekitarnya. cara mengajar guru yang sering menggunakan metode ceramah, text book centered dan jarang menggunakan media pembelajaran. Sedangkan, siswa membutuhkan penjelasan dari guru dalam bentuk nyata, akan tetapi karena guru tidak menggunakan media pembelajaran yang dapat menarik minat siswa dalam belajar. media pembelajaran mencakup manusia, materi atau kajian yang membangun suatu kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap. Media pembelajaran diharapkan untuk menyampaikan atau menyalurkan pesan dari suatu sumber secara terencana kepada siswa, sehingga terjadi lingkungan belajar yang kondusif dimana peserta didik dapat melakukan proses  belajar secara efisien dan efektif. Multimedia Learning diharapkan mampu untuk menjadi media alternative dalam pembelajaran. Tio Gusti Satria Asep Sukenda Egok Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-28 2019-12-28 1 01 SURVEI PRESTASI OLAHRAGA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI SATU MAKARTI JAYA https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/60 Masalah dalam peneliti ini adalah bagaimana survei prestasi Olahraga di SMA Negeri 1 Makarti Jaya?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui survei prestasi olahraga di SMA Negeri 1 Makarti Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu  metode kualitatif dan kuantitatif dengan mengunakan survei. Penelitian ini adalah suatu statistik penyajian data melalui tabel, grafik, perhitungan modus, perhitungan rata-rata, nilai distribusi serta standar devinisi. Untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau mengambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi. Berdasarkan informasi yang di peroleh dari temuan hasil penelitian, maka penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa pada tahun 2018 SMA Negeri 1 Makarti Jaya berhasil mencapai prestasi sebesar 26,66% dari total seluruh kejuaraan yang di ikuti baik perorangan maupun tim, sedangkan pada tahun 2019 SMA Negeri 1 Makarti Jaya berhasil mencapai prestasi sebesar 29,82% dari total seluruh kejuaraan yang diikuti baik perorangan maupun tim. Achmad Nurwicaksono Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 PENERAPAN MATHMAGIC DALAM OPERASI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SDN 109 PALEMBANG https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/61 <p class="Papertext">Matematika mempunyai empat operasi perhitungan yang digunakan yaitu perkalian, pembagian, penjumlahan dan pengurangan. Banyak cara yang lebih praktis untuk menyelesaikan operasi Matematika tersebut, namun anggapan yang tertanam dibenak anak-anak SD bahwa penyelesaian soal Matematika itu sulit dan tidak menarik untuk dikerjakan, sehingga anak-anak cenderung untuk menghindari mata pelajaran Matematika. Di Kecamatan Sako, Kelurahan Sialang, Kotamadya Palembang Provinsi Sumatera Selatan, terdapat 3 sekolah dasar negeri, salah satunya SDN 109 Kelurahan Sialang yang memiliki akreditasi A. Dalam bahasan ini, akan ditampilkan penerapan <em>Mathmagic</em> dalam peningkatan penguasaan Matematika, dimana <em>Mathmagic</em> merupakan cara yang lebih kreatif dan menyenangkan dalam penyelesaian soal Matematika bagi anak-anak SD. Tujuan dari penggunaan metode <em>Mathmagic </em>yaitu digunakan sebagai salah satu cara agar anak-anak lebih cepat memahami dan menguasai pembelajaran Matematika.  <em>Mathmagic </em>merupakan cara penyelesaian operasi Matematika baik perkalian, pembagian, penjumlahan dan pengurangan dengan cara yang unik , cepat dan mudah dipahami, <em>Mathmagic</em> dapat merangasang daya kerja otak kiri dan otak kanan anak. Metode yang diterapkan yaitu penyampaian materi <em>Mathmagic</em> yang dilakukan selama dua jam, pada awal kegiatan akan dibagikan pre test untuk mengetahui cara siswa dalam menyelesaikan soal Matematika dan setelah penyampaian materi akan dibagikan post test untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan.  Kemudian akan dibandingkan tingkat pemahaman siswa dalam menyelesaikan soal Matematika sebelum dan setelah mempelajari <em>Mathmagic.  </em></p><p class="Papertext"> </p><strong>Kata Kunci : <em>Mathmagic, Pre test, Post test, Metode</em></strong> Fitri Maya Puspita Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 PEMBINAAN KONSEP MODEL DRAWING DAN MATH IN ENGLISH DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN MATEMATIKA KREATIF BAGI GURU-GURU SD DI KECAMATAN ALANG-ALANG LEBAR https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/62 <p>Matematika merupakan mata pelajaran yang ditemui di semua tingkat pendidikan wajib. Banyak hal yang membuat pelajaran ini diminati. Ilmu pasti yang tanpa mengharuskan para siswa untuk menghafal teori dan definisi serta sejarah yang panjang. Di sisi lain, pelajaran ini pun dibenci dan ditakuti oleh kebanyakan siswa. Cara penyampaian materi yang monoton, guru yang kurang aktif dan latar belakang pendidikan guru yang berbeda menjadi penyebab ketidaktertarikan terhadap Matematika. Di tingkat Sekolah Dasar, guru yang mengajar pelajaran Matematika tidak semuanya merupakan lulusan sarjana Pendidikan Matematika. Hal tersebut dapat diatasi dengan memberikan kegiatan pembinaan konsep <em>Model Drawing</em> dan <em>Math in English</em> dalam pembelajaran Matematika. Konsep <em>Model Drawing</em> sangat membantu dalam penyelesaian soal cerita yang banyak ditemui di tingkat Sekolah Dasar, sedangkan <em>Math in English </em>dapat sangat membantu siswa dalam meningkatkan rasa ketertarikan belajar Matematika dan Bahasa Inggris. Tim pelaksana melakukan pembinaan dengan cara penjelasan, tutorial dan praktek mengerjakan soal. Hasil kegiatan menunjukkan 90% peserta memahami konsep tersebut dengan baik dan menyatakan kesediaannya untuk mentransfer ilmu tersebut ke siswa.</p><p> </p><strong>Kata Kunci</strong>: Matematika, Model Drawing, Math in Englis Sisca Octarina Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 PENERAPAN LEARNING MANAGEMEN SYSTEM (LMS) DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI ERA DIGITAL https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/63 <p class="Papertext" align="center"><strong>ABSTRAK </strong></p><p class="Papertext" align="center"><strong> </strong></p><p class="Papertext">Penelitian ini merupakan studi literatur tentang <em>Learning Mnagemen System</em> (LMS). Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi baik definisi, manfaat, kelebihan dan kekurangan, pengembangan dan penerapan termasuk beberapa hasil penelitian yang telah dilakukan tentang LMS. Berangkat dari perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat maka perubahan dalam proses dan metode pembelajaran juga ikut berubah. Memasuki era digital ini peran LMS semakin besar termasuk dalam pembelajaran matematika. LMS tak hanya bisa menjadi media pembelajaran tapi sekaligus sumber belajar dan evaluasi belajar.</p><p class="Papertext"> </p><strong>Kata Kunci : </strong>LMS, digital, matematika Meilani Safitri Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 ANALISIS BAHAN AJAR KONSEP DASAR IPS BERBASIS KARAKTER UNTUK MAHASISWA https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/64 <p>ABSTRAK<br />Artikel ini membahas tentang proses dalam merancang bahan ajar berupa Buku ajar Konsep Dasar IPS pada Mahasiswa PGSD STKIP PGRI Lubuklinggau. Metode yang digunakan penulis dalam merancang bahan ajar merupakan bagian atau dua tahapan awal dari model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap analisis, desain, deleopment, implementasi, dan evaluasi. Tahap analisis bertujuan untuk mengidentifikasi kurikulum, kebutuhan akan bahan ajar, sedangkan tahap desain untuk merancang kerangka Buku Ajar dan instrumen penelitian. Berdasarkan kedua tahap tersebut diperoleh konsep pendidikan Karakter yang bisa diintegrasikan ke dalam pembelajaran dengan cara menyajikan dalam Buku Konsep Dasar IPS agar pembelajaran Konsep Dasar IPS lebih bermakna dan dapat menjadi salah satu bahan bacaan berkarakter bagi mahasiswa.</p><p>Kata Kunci : Bahan Ajar, Konsep Dasar IPS, Karakter</p> Monalisa Gherardini Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 PENGGUNAAN SOFTWARE WINDOWS LIVE MOVIE MAKER DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/65 <p class="Papertext" align="center"><strong>ABSTRAK</strong><strong> </strong><strong></strong></p><p class="Papertext"> </p><p class="Papertext">Perkembangan teknologi informasi yang tak terbatas di revolusi industri 4.0 ini mengakibatnya munculnya efektivitas dan efesiensitas dalam berbagai bidang, tak terkecuali bidang pendidikan. Salah satu pemanfaatan teknologi dalam bidang pendidikan adalah pengunaan <em>Software Windows Live Movie Maker</em> dalam pembelajaran. <em>Windows Live Movie Maker</em> merupakan <em>software</em> atau aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat media pembelajaran berbasis audio visual, misalnya video pembelajaran. Dalam pembelajaran matematika, video pembelajaran dapat mendukung kreativitas mahasiswa dalam proses pembuatannya. Selain itu, video pembelajaran memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk menjelaskan suatu konsep matematika yang akan disajikan kepada penontonnya dalam bentuk video. Dengan memanfaatkan <em>software Windows Live Movie Maker</em> membuat mahasiswa lebih melek teknologi dan menjadi pembuat media pembelajaran di bidang pendidikan.</p><p><strong> </strong></p><p><strong>Kata Kunci : windows live movie maker, pembelajaran matematika </strong><strong></strong></p><p class="Papertext"> </p><p class="Papertext" align="center"><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p><p class="Papertext"> </p><p class="Papertext"><em>The unlimited development of information technology in the 4.0 industrial revolution resulted in the emergence of effectiveness and efficiency in various fields, including education. One use of technology in education was the use of Windows Live Movie Maker Software in learning. Windows Live Movie Maker is a software or application can be used to create audio visual based learning media, such as learning videos. In mathematics education, learning videos can support student creativity in the production process. In addition, learning videos provided experiences for students to explain a mathematical concept that will be presented to the audience in the form of video. By utilizing the Windows Live Movie Maker software, students were more high tech and became makers of learning media in the field of education.</em><em>. </em><em></em></p><p><strong> </strong></p><strong>Keywords : windows live movie maker, mathematics in learning</strong> Rahma Siska Utari Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Membaca Pemahaman Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) di Kelas V SD https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/66 <p align="center"><strong>ABSTRAK</strong></p><p align="center"> </p><p>          Membaca adalah salah satu aspek kemampuan berbahasa yang diajarkan di Sekolah Dasar (SD), dengan tujuan agar siswa mengerti maksud yang terkandung dalam bacaan, sehingga memahami isi bacaan dengan baik dan benar. Berdasarkan dari kenyataan di lapangan, pembelajaran membaca di sekolah dasar khususnya membaca pemahaman, belum terlaksana secara optimal. Akibatnya siswa kurang tertarik pada pembelajaran membaca. Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan aktivitas dan hasil belajar membaca pemahaman siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC (<em>cooperative integrated reading and composition) </em>di kelas V SD Negeri 07 Belakang Tangsi Kecamatan Padang Barat Kota Padang.</p><p>           Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. PTK merupakan proses perbaikan pembelajaran. Perancangan penelitian disusun meliputi:(1) lokasi penelitian, (2) subjek penelitian, (3) waktu penelitian, (4) siklus dan alur penelitian. (5) refleksi awal, (6) perencanaan, (7) pelaksanaan, (8) pengamatan, (9) refleksi. Subjek penelitian guru dan siswa yang berjumlah 22 orang terdiri dari 11 Laki-laki dan 11 perempuan. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi.</p><p>           Hasil penelitian menemukan bahwa pembelajaran membaca pemahaman menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 07 Belakang Tangsi Kecamatan Padang Barat Kota Padang. Siklus I aktivitas siswa yang diamati <em>visual activities, oral activities, listening activities, writing activities, mental activities, emotional activities. </em>Rata-rata nilai aktivitas belajar pada siklus I 66 (C), meningkat pada siklus 2 dengan rata-rata nilai 87 (SB). Pada hasil belajar terdiri dari tahap prabaca, saatbaca dan pascabaca, pada siklus 1 rata-rata hasil belajar siswa adalah 64 (C) meningkat pada siklus 2 hasil belajar dengan rata-rata 83 (B). Peningkatan terlihat pada aktivitas guru dan siswa. Siswa dapat menemukan gagasan utama dengan baik. Siswa dapat menanggapi cerita dan menceritakan kembali isi cerita serta mampu menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan guru. Dengan demikian siswa sudah dapat melaksanakan pembelajaran membaca pemahaman dengan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC.</p><strong>Kata Kunci : Membaca, Pemahaman, CIRC</strong> Vini Wela Septiana Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF DAN POTENSINYA DALAM MEMBERDAYAKAN KOMPETENSI ABAD KE-21 https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/67 <p><strong>Abstrak</strong></p><p><em>Pendidikan pada abad ke-21 diprogram dengan tujuan memberdayakan kompetensi-kompetensi penting guna menghasilkan generasi emas. Penggunaan model pembelajaran yang tepat dapat menunjang tercapainya tujuan pendidikan. Belum banyak penelitian dan tulisan yang mengungkapkan manfaat model pembelajaran generatif sebagai salah satu model pembelajaran yang dapat mendukung tercapainya tujuan pendidikan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kompetensi abad 21 yang berpotensi untuk dapat dikembangkan melalui penerapan model pembelajaran generatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik studi literature, yang kemudian dijabarkan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Studi ini menemukan bahwa penggunaan model pembelajaran generatif dalam proses pembelajaran dapat memberdayakan kemampuan berpikir logis, kemampuan bekerja sama, kemampuan penalaran matematis, pemahaman konsep, keterampilan berpikir kreatif, keterampilan proses sains,  dan hasil belajar siswa.</em></p><p> </p><strong>Kata Kunci : </strong><em>Model Pembelajaran Gener</em> Henni Riyanti Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL KONEKSI MATEMATIS ANTAR TOPIK MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/68 <p class="Papertext" align="center"><strong>ABSTRAK </strong></p><p class="Papertext"> </p><p class="Papertext">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal koneksi matematis antar topik matematika di Sekolah Dasar, selain itu juga mencari penyebab permasalahan tersebut. Data penelitian didapat dari hasil tes tertulis dan wawancara terhadap siswa dikelas V Sekolah Dasar. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab utama kesalahan yang dilakukan siswa adalah kesalahan memahami soal, kesalahan membuat permodelan matematika, kurang mempunyai kemampuan yang baik dalam penyajian materi, kesalahan mengartikan soal, dan tidak mengerti maksud dari pertanyaan.</p><p class="Papertext"> </p><p><strong>Kata Kunci : </strong><strong>Analisis, koneksi matematis.</strong></p> Lis Amalia Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MENULIS NARASI BERBASIS GAMBAR SERI DI KELAS IV SEKOLAH DASAR https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/69 <p align="center"><strong>ABSTRAK</strong></p><p align="center"><strong> </strong></p><p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran menulis narasi berbasis gambar seri yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan <em>(research and development)</em>. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D yang terdiri dari tahap pendefinisian <em>(define)</em>, perancangan <em>(design)</em>, pengembangan <em>(development)</em>, dan penyebaran <em>(disse</em><em>-</em><em>minate)</em>. Data penelitian dari uji validitas diperoleh melalui lembar validasi perangkat pembelajaran. Data kepraktisan dikumpul melalui lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, angket respon guru dan peserta didik. Keefektifan dilihat dari penilaian proses dan penilaian hasil keterampilan menulis narasi peserta didik.Berdasarkan uji validitas diperoleh data bahwa persentase rata-rata silabus dari validator ahli adalah 3.40 dengan kategori valid, dan dari validator praktisi pendidikan adalah 3.77 dengan kategori sangat valid, rata-rata RPP dari validator ahli adalah 3.40dengan kategori valid, dan dari validator praktisi pendidikan adalah 3.61dengan kategori sangat valid, rata-rata bahan ajar dari validator ahli adalah 3.38dengan kategori valid, dan dari validator praktisi pendidikan adalah 3.68dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas dari keterlaksanaan RPP rata-ratanya adalah 3.56, angket respon guru adalah 3.63, dan angket respon peserta didik adalah 3.50. Hasil penilaian keterampilan menulis narasi berada pada kategori sangat tinggi.</p><p> </p><p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>Media gambar seri, perangkat pembelajaran, menulis, narasi</em></p> Mega Prasrihamni Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 MENINGKATKAN PEMBELAJARAN PJOK MELALUI PERMAINAN SASARAN PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 15 INDRALAYA UTARA KAB.OGAN ILIR https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/70 <p align="center"><strong>ABSTRAK</strong></p><p><strong> </strong></p><p>Penelitian ini berjudul Upaya Meningkatkan Pembelajaran Teknik Servis Sepak Takraw Melalui Permainan Sasaran Pada Siswa Kelas V SD Negeri 15 Indralaya Utara Kab.Ogan Ilir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui Permainan sasaran dapat meningkatan kemapuan teknik servis bawah sepak takraw. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan servis sepak takraw. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau sering disebut <em>clas</em><em>sroom action research</em><em> </em>dan dilaksanakan dua siklus dimulai dengan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 15 Indralaya Utara Kab. Ogan Ilir yang berjumlah 21 orang. Data dikumpulkan dari observasi dilapangan. Setelah siswa melakukan Permainan Sasaran secara berulang-ulang, kemudian diadakan tes lompat jauh pada akhir siklus pertama dan diperoleh data bahwa siswa baik yaitu 12 siswa atau 57 %, sedangkan siswa yang memiliki nilai dengan kriteria cukup sebanya 4 orang atau 19 %, dansiswa yang memiliki nilai dengan kriteria kurang sebanyak 5 orang atau 24%. Pada siklus kedua pelaksanaannya tidak jauh berbeda dengan siklus pertama dengan memberikan latihan sasaran dan dilakukan secaraberulang-ulang, kemudian diadakan tes servis sepak takraw, pada akhir siklus kedua dan diperoleh data bahwa siswa yang memenuhi kategori baik 80% (17 siswa), sedang 10 % (2 siswa), kurang 10% (2 siswa), Secara keseluruhan hasil yang diperoleh 19 siswa tuntas atau 90%. Simpulan dalam penelitian ini adalah Pembelajaran Teknik Servis SepakTakraw Melalui Permainan Sasaran dapat meningkatkan kemampuan servis sepak takraw</p><p><strong> </strong></p><strong>Kata kunci:   Sepak Takraw, Servis, Permainan sasaran dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).</strong> Hary Muhardi Syaflin Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 PEMENUHAN HAK PENDIDIKAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SD NEGERI 30 PALEMBANG https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/71 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemenuhan hak-hak akan pendidikan anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah Dasar Negeri (SDN) 30 Palembang. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket, wawancara dan observasi. Subyek penelitian adalah guru dan kepala SDN 30 Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN 30 Palembang telah mampu menerapkan konsep sekolah inklusi dengan cukup baik. Secara umum hak-hak akan pendidikan ABK di SDN 30 Palembang telah dapat terpenuhi di tengah sarana dan prasarana yang belum inklusif.<br />Kata kunci: inklusi, hak pendidikan ABK Supriyanto Supriyanto Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM PELAJARAN SENI BUDAYA MELALUI PEMBERIAN TES KECIL PADA AKHIR PEMBELAJARAN (POST TEST) DI KELAS X TKPI B SMK NEGERI 3 PARIAMAN https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/72 <p align="center"><strong>ABSTRAK</strong></p><p> </p><p>Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa melalui pemberian tes kecil pada akhir pembelajaran (<em>post test)</em> di kelas X TKPI B SMK Negeri 3 Pariaman. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan hipotesis tindakannya adalah Apakah pemberian tes kecil di akhir <em>( post test)</em> proses pembelajaran dapat meningkatkan aktivitas siswa kelas X TKPI B SMK Negeri 3 Pariaman. Penelitian ini dilaksanakan di SMKN 3 Pariaman dengan subjek penelitian adalah siswa kelas X TKPI B yang berjumlah 37 orang, terdiri dari 37 siswa laki-laki data dikumpulkan melalui lembaran observasi yang digunakan untuk melihat perubahan aktivitas belajar dan post test dan ulangan harian berbentuk essay untuk melihat perubahan hasil belajar siswa dalam proses pembelajarn siklus I dan II. Hasil penelitian dari dua siklus menunjukan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa yang relevan dengan pembelajaran mengalami peningkatan sejak siklus I dan peningkatan ini berlanjut pada siklus II. Secara keseluruhan aktivitas yang relevan dengan pembelajran mempunyai rata-rata pada pertemuan 1 siklus 2 mencapai 77,48% (kategori baik), dan pada pertemuan ke-2 siklus 2, aktivitas meningkat menjadi 85,59% dan termasuk kategori baik sekali. Aktivitas negatife siswa yang tidak relevan dengan pembelajran juga mengalami penurunan yaitu secara keseluruhan aktivitas negatife pada siklus I mempunyai rata-rata 11,43% dan menurun menjadi 3,60% pada siklus II. Meningkatnya Aktivitas positif yang relevan dengan pembelajaran memicu peningkatan hasil belajar siswa. Secara umuk dapat dilihat bahwa hasil belajar yang diperoleh siswa mengalami peningktan yang sangat berarti sehingga melebihi nilai KKM yang telah ditetapkan yaitu75. Siswa yang belum tuntas masih ada 4 siswa arau sebesar 10,81% dari 37 siswa, seedangkan siswa atau sebesar 89,19%. Bila dibandingkan pada pertemuan ke dua yaitu 89,19% , maka ketuntasan yang diperoleh siswa pada pertemuan ke dua yaitu 89,19%</p><p>Kata Kunci     : Tes Kecil, Seni Budaya, PTK</p> Lindawati Lindawati Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 PENGGUNAAN MS POWERPOINT BERBASIS ANIMASI TERHADAP MOTIVASI SISWA https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/73 <p class="Papertext" align="center"><strong>ABSTRAK </strong></p><p class="Papertext" align="center"><strong> </strong></p><p>Media pembelajaran yang bervariasi dan inofatif pada dasarnya bertujuan untuk menciptakan kondisi pembelajaran yang memungkinkan siswa dapat belajar secara aktif dan menyenangkan sehingga dapat meraih hasil belajar dan prestasi yang optimal. Media pembelajaran yang biasa seperti menjelaskan dan mencatat yang digunakan guru di sekolah adalah salah satu penyebab kurang optimalnya hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk menemukan pengaruh penggunaan media <em>Ms powerpoint </em>berbasis animasi<em> </em>terhadap motivasi belajar siswa kelas XA di MAN 2 Kota Padang. Jenis penelitian adalah eksperimen, dengan jumlah populasi 25 orang, dalam penelitian ini mencangkup seluruh siswa MAN 2 Kota Padang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket sebagai metode pokok sedangkan dokumentasi, wawancara, dan observasi sebagai metode pelengkap. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik dengan rumus uji T-tes. Hasil analisis diperoleh Nilai t <sub>hitung</sub> adalah 2,0195 dan t <sub>tabel</sub> 1,6828. Jika t <sub>hitung </sub>&gt; t <sub>tabel</sub> maka hipotesis awal ditolak. Kesimpulannya, adanya pengaruh penggunaan media <em>ms powerpoint </em>berbasis animasi<em> </em>terhadap motivasi belajar siswa kelas XA di MAN 2 Kota Padang<strong>.</strong></p><p class="Papertext"> </p><strong>Kata Kunci : powerpoint, animasi, motivasi belajar</strong> Mega Adyna Movitaria Yosi Shandra Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 Penerapan Total Quality Management pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/74 <p align="center"><strong><em>Abstrak</em></strong></p><p><em>Pendidikan Jasmani, olahraga dan Kesehatan merupakan salah alat untuk menumbuhkembangkan potensi peserta didik secara optimal, baik pengembangan aspek jasmni maupun aspek rohani sehingga diharapkan akan melahirkan generasi yang dapat diandalkan. Untuk mencapai tujuan tersebut kiranya ada beberapa pihak terkait yang mesti kita optimalkan, Unit kerja atau personil yang ada pada jajaran pengelola pendidikan diharapkan dapat menjadi patner kerja yang kondusif bagi para pelaksana kebijakan (guru) guna mewujudkan program-program yang sudah tersusun dengan baik. Apalah artinya program yang sudah tersusun dengan baik kalau hanya berkisar pada tataran teoritis yang tidak diaplikasikan secara optimal. Dengan adanya pemberdayaan para personil pengelola pendidikan itu diharapkan mampu untuk merefleksikan kegiatan olahraga pendidikan secara sinergis sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan.</em></p><p><em>Kata kunci: Pendidikan jasmani dan olahraga, Total Quality management, Manajemen Olahraga</em></p> SYAFARUDDIN SYAFARUDDIN Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 PENERAPAN ENSIKLOPEDIA AMTARA (ALAT MUSIK TRADISIONAL NUSANTARA) BERBASIS AUGMENTED REALITY SEBAGAI UPAYA MELESTARIKAN WARISAN BUDAYA NUSANTARA https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/75 <p align="center"><strong>ABSTRAK</strong><em></em></p><p><strong> </strong></p><p>Saat ini keberadaan alat musik tradisional sudah tidak seperti zaman kejayaannya dulu dilihat dari jumlah masyarakat yang menggunakannya. Banyak anak muda yang kurang tertarik pada alat musik tradisional. Dengan keadaan ini, bukan berarti alat musik tradisional tidak menarik untuk dimainkan pada zaman sekarang, hanya saja jarang sekali anak muda yang mau memainkan alat musik tradisional tersebut. Hal ini ditambah lagi dengan masuknya Era Globalisasi yang begitu pesat yang harus diantisipasi dengan memperkuat kebudayaan Nasional. Jangan sampai kebudayaan sendiri hilang dengan banyaknya kebudayaan asing yang masuk. Oleh karena itu, kita sebagai kaum muda harus tetap mempertahankan kebudayaan Nusantara.</p><p>Butuh sebuah cara yang menarik untuk mengangkat kembali eksistensi alat musik tradisional sebagai warisan budaya Nusantara ini. Salah satu cara adalah dengan memanfaatkan teknologi <em>Augmented Reality. Augmented Reality </em>merupakan sebuah teknologi terkini yang menggabungan penampakan benda nyata dan maya berjalan secara interaktif serta memberikan efek 3D yang menarik.</p><p>Berdasarkan hal ini kami menggembangkan buku Ensiklopedia Alat Musik Tradisional Nusantara, yang kami singkat dengan <em>AMTARA </em>berbasis <em>Augmented Reality. </em>Melalui fitur <em>Augmented Reality </em>ini, pembaca buku dapat melihat lebih nyata semua alat musik dan mendengarkan bunyi alat musik yang ada di buku Ensiklopedia. Kami mengembangkan dengan model ADDIE (<em>Analysis, Design, Development</em>, <em>Implementation</em>, <em>and </em><em>Evaluation</em>) .</p><p>Pembuatan aplikasi <em>Augmented Reality </em>mengguakan <em>software Unity dan Vuforia SDK </em>serta menggunakan <em>Android Studio </em>agar aplikasi dapat dijalankan pada <em>platfrom Android. </em>Membuat efek 3D dengan <em>software blender </em>serta <em>corel draw </em>untuk membuat desain marker da nisi buku Ensiklopedia. Pembuatan aplikasi ini yaitu efek 3D dan suara dari alat musik daerah yang ada di buku Ensiklopedia.</p><p> </p><p><strong>Kata Kunci: Media, Alat Musik Tradisional, <em>Augmented Reality (AR)</em></strong></p> Rian Setiawan Muhamad Ragil Ramadhan Muhammad Rizki Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS BERDASARKAN TINGKAT SELF EFFICACY https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/76 <p align="center"><strong><em>Abstract</em></strong></p><p><em>This study discusses the Treffinger learning model on the creative thinking ability of upper-level students' self-efficacy of the 24th Palembang Junior High School students. This research method is a quasi-experimental method (quasi experiment) with factorial design (factorial design). The population in this study were all eighth grade students of SMP Negeri 24 Palembang who received 302 students. The technique used in sampling in this study was purposive sampling technique, so that the samples taken in this study amounted to 58 students consisting of 29 students in class VIII.5 as an experimental class and 29 students in class VIII.4 as a control class. The technique of collecting data uses tests and questionnaires. The research data were analyzed using two-way ANAVA at a significant level of 5%. From the results of the analysis and discussion, it was concluded that: There is an effect of the Treffinger learning model on students 'mathematical creative thinking abilities based on the level of students' self-efficacy at SMP N 24 Palembang.</em></p><p> </p><pre><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Mathematical Creative Thinking, Self Efficacy, Treffinger.</em></pre> Jumroh Jumroh Serli Sartika Andinasari Andinasari Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 PENGARUH GAYA MENGAJAR MENGGUNAKAN METODE INCLUSIVE STYLE TERHADAP KEMAMPUAN PASSING DALAM PEMBELAJARAN BOLA VOLI SISWA KELAS XI SMK PGRI 2 PALEMBANG https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/77 <p align="center"><strong>ABSTRAK</strong><strong></strong></p><p align="center"><strong> </strong></p><p>Masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh gaya mengajar menggunakan metode <em>inclusive style </em>terhadap kemampuan <em>passing </em>dalam metode inclusif style bola voli pada siswa kelas XI SMK PGRI 2 Palembang?. Penelitian ini bertujuan untuk adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh gaya mengajar menggunakan metode <em>inclusive style </em>terhadap kemampuan <em>passing </em>dalam metode inclusif style bola voli pada siswa kelas XI SMK PGRI 2 Palembang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putri kelas XI SMK PGRI 2 Palembang berjumlah 100 orang siswa putra. Teknik yang digunakan adalah <em>purposive sampling. </em>Dalam penelitian ini jumlah sampel yang dinginkan adalah 32 orang kelas XI.4 dengan pertimbangan mempermudah proses kontrol terhadap penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan responden melakukan <em>passing. </em>Analisis data penelitian diuji menggunakan <em>t-test </em>dengan taraf signifikan α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat dikemukakan bahwa terdapat terdapat pengaruh gaya mengajar menggunakan metode <em>inclusive style </em>terhadap kemampuan <em>passing </em>dalam metode inclusif style bola voli pada siswa kelas XI SMK PGRI 2 Palembang dengan perolehan t<sub>tabel</sub> = 1,70 sehingga t<sub>hitung </sub>&gt; t<sub>tabel</sub> (2,341 &gt; 1,70) pada taraf signifikan α = 0.05.</p><p><strong> </strong></p><strong>Kata Kunci         :</strong>              Pengaruh Gaya Mengajar <em>Inclusive Style</em> dan <em>Passing </em>atas dalam Permainan Bola Voli Kris Damayanti Farizal Imansyah Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 MOTIVASI PENGUNGKAPAN SENI UNTUK MENGURANGI KETERGANTUNGAN SMARTPHONE PADA ANAK DI DESA PEGAYUT KABUPATEN OGAN ILIR https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/78 <p>Abstrak</p><p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk motivasi pengungkapan seni untuk mengurangi ketergantungan <em>smartphone </em>pada anak di Desa Pegayut Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Responden dalam penelitian adalah anak sekolah dasar kelas IV sampai kelas VI yang tinggal di Desa Pegayut Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir dan masalah yang terjadi anak-anak tersebut adalah ketergantungan <em>smartphone</em>. Metode penelitian ini adalah studi kualitatif naratif dengan data penelitian diperoleh melalui metode wawancara semi terstruktur. Validitas penelitian ini dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi pengungkapan seni melalui pembelajaran seni tradisional yaitu tari <em>Tanggai </em>mampu mengurangi ketergantungan <em>smartphone </em>pada anak di Desa Pegayut Kabupaten Ogan Ilir.</p><p> </p><p><strong>Kata Kunci: Ketergantungan, <em>Smartphone, </em>Motivasi, Pembelajaran Seni.</strong></p> Treny Hera Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 HUBUNGAN PEMBERIAN REINFORCEMENT DENGAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM PADA PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/79 <p align="center"><strong>ABSTRAK</strong><strong></strong></p><p> </p><p>Penelitian ini dilatar belakangi berdasarkan hasil observasi yang peneliti temukan pada pembelajaran ilmu pengetahuan alam. Dalam pembelajaran ilmu pengetahuan alam terlihat bahwa pemberian <em>reinforcement</em> kurang dilakukan kepada peserta didik sehingga peserta didik malas untuk mengungkapkan pendapatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang gambaran pemberian <em>reinforcement</em>, gambaran hasil belajar IPA dan hubungan antara pemberian <em>reinforcement </em>dengan hasil belajar ilmu pengetahuan alam pada peserta didik kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 24 orang yang terdiri dari 11 Laki-laki dan 13 perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Adapun hasil penelitian ini adalah: (1) Pemberian <em>reinforcement </em>termasuk pada klasifikasi kurang baik, dengan rata-rata 94,67, terletak pada interval 84-94 frekuensi 6 dan persentase 25%, (2) Hasil belajar peserta didik termasuk pada klasifikasi tinggi, dengan rata-rata 67,42, terletak pada interval 58-75 frekuensi 6 dan persentase 25%, (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian <em>reinforcement</em> dengan hasil belajar ilmu pengetahuan alam pada peserta didik kelas V sekolah dasar, pada pengujian diperoleh r hitung 0,419, n 24 dan r tabel sebesar 0,404. Dengan demikan guru harus dapat memberikan <em>reinforcement </em>dalam pembelajaran ilmu pengetahuan alan dengan tujuan agar hasil belajar siswa dapat meningkat.</p><p> </p><p><strong>Kata</strong><strong> Kunci : <em>R</em></strong><strong><em>einforcement</em></strong><strong>, Pembelajaran, IPA    </strong></p><p class="Style2" align="center"><strong> </strong></p> Pori Susanti Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 OPTIMALISASI PENERAPAN NILAI-NILAI KARAKTER MELALUI MEDIA INTERAKTIF DI SEKOLAH DASAR https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/80 <p align="center"><strong>ABSTRACT</strong></p><p>Advances in technology have positive and negative impacts in the world of education, including the value of student character. This study aims to find a picture of the character values controlled by elementary school students after being given interactive media. The research method used is descriptive qualitative conducted at 127 Public Elementary School in Palembang, South Sumatra. This research was conducted in grade IV elementary school, amounting to 34 students. Data collection is done by giving students learning activities with interactive media for six weeks. Interactive media used by the exemplary model of the prophet such as fairy tale animation, song composition, crafts and games through multimedia. The results showed that there were six pillars of character values that began to emerge, namely honesty, fairness, responsibility, respect, nationalism and care.<strong></strong></p> Puji Ayurachmawati Erika Agustina Anami Putri Copyright (c) 2020 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-07 2019-12-07 1 01 PENGARUH KEGIATAN BERMAIN TELEPON KALENG TERHADAP KEMAMPUAN SOSIAL ANAK KELOMPOK B (USIA 5-6 TAHUN) DI TK AN-NAJAH PALEMBANG https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/221 <p>Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya kegiatan bermain yang diterapkan dalam pembelajaran di kelas. Sehingga menjadi salah satu faktor penyebab lemahnya kemampuan sosial anak pada anak kelompok B (Usia 5-6 Tahun) di TK An-Najah Palembang. Padahal kita tahu bahwa bermain merupakan cara anak belajar, salah satu kegiatan bermain yang dapat dilakukan untuk melatih kemampuan sosial anak adalah kegiatan bermain telepon kaleng. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh kegiatan bermain telepon kaleng terhadap kemampuan sosial anak kelompok B (usia 5-6 tahun) di TK An-Najah Palembang Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, jenis penelitian yang digunakan menggunakan <em>true experimental designs, </em>dengan bentuk desain penelitian ini adalah <em>Posttest Only Control Design</em>. Populasi dalam penelitian ini seluruh anak kelompok B di TK An-Najah Palembang, pengambilan sampel dalam penelitian dengan cara <em>Random</em>, kemudian diperoleh sampel yaitu anak kelompok B1 TK An-Najah Palembang (usia 5-6 tahun). Data diperoleh melalui observasi dengan menggunakan lembar <em>chek-list</em> yang disesuaikan dengan kisi-kisi instrumen yang telah dibuat serta dokumentasi berupa foto dan video. Teknik analisi data pada penelitian ini dengan menggunakan analisis uji-<em>t </em>dengan menguji prasyaratan uji normalitas dan uji homogenitas. Bedasarkan hasil penelitian menunjukan ada pengaruh kegiatan bermain telepon kaleng terhadap kemampuan sosial anak kelompok B (usia 5-6 tahun) di TK An-Najah Palembang. Berdasarkan hasil perhitungan uji-<em>t</em> taraf signifikan 0,05, maka diperoleh  = 13,60, jika dibandingkan dengan  ab 28= 2,048, maka  13,60  2,048, berarti ditolak Ho dan diterima Ha. Dengan demikian maka “ada pengaruh kegiatan bermain telepon kaleng terhadap kemampuan sosial anak kelompok B (usia 5-6 tahun) di TK An-Najah Palembang”.</p> Nadila April Liana Copyright (c) 2021 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-16 2019-12-16 1 01 UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KARAKTER PERCAYA DIRI ANAK MELALUI METODE BERCERITA PADA KELOMPOK A DI TK YASPA PALEMBANG TAHUN 2018 https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/222 <span lang="EN-US">Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan percaya diri anak. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian PTK yang dilaksanakan 2 siklus, dalam 1 siklus dilaksanakan 4 kali pertemuan maka dalam 2 siklus dilaksanakan 8 kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah 18 orang anak kelompok A terdiri dari 8 orang anak laki-laki dan </span><span lang="IN">10</span><span lang="EN-US"> orang anak perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan karakter percaya diri anak dan metode digunakan ini adalah metode bercerita dengan harapan dapat meningkatkan percaya diri anak. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, dokumentasi, wawancara. Instrument yang digunakan lembar observasi. Indikator keberhasilan tindakan minimal 75% keatas. Sebelum melakukan tindakan siklus I dan II peneliti melakukan Pra Tindakan sebelum kegiatan tindakan dilaksanakan dimana ketuntasan tingkat pencapaian belum mencapai 75% keatas, maka dari itu peneliti melakukan tindakan siklus I dan dilanjutkan siklus selanjutnya, siklus II yaitu telah terlihat nilai kriteria ketuntasan mencapai 75% keatas. Hipotesis tindakan kelas berdasarkan teori dan karangka yang telah dipaparkan, maka tindakan hipotesis yaitu ‘’Upaya Meningkatkan Karakter Percaya Percaya Diri Anak Melalui Metode Bercerita Pada Kelompok A Di TK YASPA Palembang Tahun 2018’’. Dan dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui metode bercerita dapat meningkatkan karakter percaya diri</span><span lang="EN-US">anak di Tk YASPA Palembang Tahun 2018.</span> Chenditya Chenditya Copyright (c) 2021 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-17 2019-12-17 1 01 PENGARUH METODE PEMBERIAN TUGAS DENGAN PEMBENTUKAN KARAKTER MANDIRI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PAUD SINAR HARAPAN PALEMBANG https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/217 <div class="page" title="Page 3"><div class="layoutArea"><div class="column"><p><span>enelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya Pengaruh Metode Pemberian Tugas dengan Pembentukan Karakter Mandiri pada Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD Sinar Harapan Palembang. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah Anak anak kelas B1 yang berjumlah 20 Orang Anak, yang menjadi data </span><span>Pretest </span><span>dan data </span><span>Posttest. </span><span>Untuk mengetahui pembentukan Karakter Mandiri dalam penelitian ini diukur menggunakan lembar kerja anak seperti mewarnai, indikator yang dapat dilihat ketika anak mampu menyelesaikan tugas, anak terlihat percaya diri saat menyelesaikan tugas, anak melakukan tugas sesuai dengan perintah guru, anak dapat membereskan peralatannya sendiri tanpa bantuan guru. Analisis yang digunakan pada penelitian ini untuk melihat Pengaruh Metode Pemberian Tugas dengan Pembentukan Karakter Mandiri pada Anak Usia 5-6 tahun di PAUD Sinar Harapan Palembang yaitu menggunakan Uji Hipotesis, maka terdapat peningkatan atau pengaruh dari perlakuan metode pemberian tugas dengan Pembentukan Karakter Mandiri pada Anak melalui tes lembar kerja yang diberikan pada rata-rata data </span><span>Pretest </span><span>59,25% dan rata-rata kemampuan pada data </span><span>Posttest </span><span>71,75%. Dari hasil </span></p></div></div></div> Yuni Anggraini Copyright (c) 2021 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-18 2019-12-18 1 01 PENGARUH TAYANGAN TELEVISI TERHADAP PERKEMBANGAN MORAL PERILAKU ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NUSA INDAH PALEMBANG https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/223 <span lang="IN">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh tayangan televisi terhadap perkembangan moral perilaku anak kelompok B (usia 5-6 tahun) Di TK Nusa Indah Palembang. Metode penelitian yang digunakandalam penelitian ini adalah <em>pre-exprimental design (nondewdgns)</em>jenis <em>one-group pretest-postest design</em>. Populasi penelitian adalah anak kelompok B di TK Nusa Indah palembang. Sampel penelitian adalah kelas B3 dengan jumlah 30 orang anak kelas eksperimen. Data di peroleh melalui observasi dengan menggunakan lembar <em>check-list</em> yang disesuaikan dengan kisi-kisi instrumen yang telah dibuat serta dokumentasi berupa foto dan video. Berdasarkan nilai yang diperoleh bahwa rata-ratanilai untuk pre-test </span><span lang="IN">Berdasarkan nilai yang diperoleh bahwa rata-rata nilai eksperimen untuk <em>post-test</em> 79,1 sedangkan nilai rata-rata <em>pre-test</em> 63. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa hasil <em>post-test </em>lebih tinggi dibanding dengan hasil <em>pre-test</em>.  Selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis dari perhitungan uji-t di atas diperoleh nilai t<sub>hitung</sub> = 11,48 jika dibandingkan dengan t<sub>tabel</sub>30adalah 1,697, berarti tolak H<sub>o</sub> dan terima H<sub>a</sub>, maka dari hipotesis penelitian ini terdapat pengaruh tayangan televisi terhadap perkembangan moral perilaku anak kelompok B di TK Nusa Indah Palembang</span> Puspita Sari Anggraini Copyright (c) 2021 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-18 2019-12-18 1 01 UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MOZAIK PADA ANAK KELOMPOK A DI TK SION PALEMBANG https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/226 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh media film animasi terhadap percaya diri anak kelompok B TK Bina Bangsa Palembang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, jenis penelitian yang digunakan menggunakan <em>true experimental designs, </em>dengan bentuk desain penelitian ini adalah <em>Posttest Only Control Design</em>. Populasi dalam penelitian ini seluruh anak kelompok B di TK Bina Bangsa Palembang, pengambilan sampel dalam penelitian dengan cara <em>Random</em>, kemudian diperoleh sampel yaitu anak kelompok B4 TK Bina Bangsa Palembang (usia 5-6 tahun). dengan jumlah anak kelas eksperimen 25 dan kelas kontrol 22. Data diperoleh melalui observasi dengan menggunakan lembar <em>chek-list</em> yang disesuaikan dengan kisi-kisi instrumen yang telah dibuat serta dokumentasi berupa foto dan video. Teknik analisi data pada penelitian ini dengan menggunakan analisis uji-<em>t </em>dengan menguji prasyaratan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh media fil animasi terhadap percaya diri anak kelompok B (Usia 5-6 Tahun) di TK Bina Bangsa Palembang. Berdasarkan hasil perhitungan uji-<em>t</em> taraf signifikan 0,05, maka diperoleh  = 3,104, jika dibandingkan dengan  ab 45= 2,104, maka  3,104  2,104, berarti ditolak Ho dan diterima Ha. Dengan demikian maka “ada Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Mozaik Pada Anak Kelompok A Di Tk Sion Palembang”.</p> Debora Inge Rachel Margaretha Copyright (c) 2021 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-18 2019-12-18 1 01 PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR SIMBOLIK ANAK PADA KELOMPOK B TAMAN KANAK-KANAK KEMALA BHAYANGKARI 4 DI PALEMBANG https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/227 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh pendekatan saintifik terhadap kemampuan berpikir simbolik anak kelompok B Taman Kanak-kanak Kemala Bhayangkari 4 di Palembang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kuantitatif dengan bentuk eksperimen <em>True Experimental Design </em>dengan model <em>Posttest-Only Control Design</em>. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Populasi penelitian ini adalah anak kelompok B Taman Kanak-kanak Kemala Bhayangkari 4 di Palembang. Sampel penelitian ini terdiri dari kelas B1 dengan jumlah 15 orang anak sebagai kelas eksperimen dan kelas B3 dengan jumlah 10 orang anak sebagai kelas kontrol. Data diperoleh melalui observasi dengan menggunakan lembar <em>check-list</em> yang disesuaikan dengan kisi-kisi instrumen yang telah dibuat serta dokumentasi berupa foto dan vidio. Berdasarkan nilai yang diperoleh bahwa rata-rata nilai <em>posttest</em> kelas eksperimen 70,2. Sedangkan <em>posttest</em> kelas kontrol 60,9, ini berarti nilai rata-rata <em>posstest</em> kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol. Selanjutnya perhitungan uji-t diperoleh t<sub>hitung </sub> = 4,22 jika dibandingkan dengan t<sub>tabel</sub> = 2,069, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H<sub>a</sub> diterima karena t<sub>hitung</sub> &lt; t<sub>tabel </sub>atau 4,04 &lt; 2,069 dan H<sub>o </sub>ditolak. Hal ini berarti terdapat pengaruh signifikan pendekatan saintifik terhadap kemampuan berpikir simbolik anak kelompok B Taman Kanak-kanak Kemala Bhayangkari 4 di Palembang.</p><p><sub> </sub></p> Ayu Susanti Copyright (c) 2021 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-18 2019-12-18 1 01 PENGARUH PERMAINAN BALOK ANGKA TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK PADA KELOMPOK B DI TK KASIH IBU KECAMATAN PAMPANGAN https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/229 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh permainan balok angka terhadap kemampuan kognitif anak pada kelompok B di TK Kasih Ibu Kecamatan Pampangan. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen, desain penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah treatment-pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh anak kelompok B di TK Kasih Ibu Kecamatan Pampangan yang berjumlah 16 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi dan dokumentasi, untuk analisis data Uji-t. Berdasarkan hasil penelitian, dari analisis data hasil, prestest dan posttest perhitungan dengan uji-t dengan taraf signifikan 61.06 dan dk = 16=94,5 didapat nilai Dari data tersebut dapat diperoleh thitung = -8.397 dan -ttabel = -2.160, karena thitung &lt; -ttabel = -   8.397&lt; 2.160 uji-t diperoleh = 131.40 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, kegiatan balok angka memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan kognitif pada anak kelompok B di TK Kasih Ibu Kecamatan Pampangan.</p> Rozha Agmaniar Copyright (c) 2021 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2021-07-18 2021-07-18 1 01 UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF MELALUI MEDIA KARTU HURUF BERGAMBAR PADA KELOMPOK A DI TK HANDAYANI PALEMBANG https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/231 <p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal huruf pada anak TK Handayani Palembang. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf melalui media kartu huruf bergambar pada kelompok A Di TK Handayani Palembang. Subjek dalam penelitian ini yaitu kelompok A TK Handayani Palembang yang berjumlah 18 orang anak, yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan selama dua siklus, dimana siklus pertama 6 kali pertemuan dan siklus kedua 6 kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Dari hasil analisis didapatkan bahwa permainan kartu huruf bergambar mengalami peningkatan dari awal pratindakan (20%), siklus 1 sebesar(40%), siklus II sebesar 87%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui media kartu huruf bergambar dapat me ningkatkan kemampuan mengenal huruf kelompok A Di TK Handayani Palembang.</p> Hidayah Wahyuni Copyright (c) 2021 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-15 2019-12-15 1 01 PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL ANAK PADA KELOMPOK B TK SYAILENDRA PALEMBANG https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/232 <p class="E-JOURNALAbstractBody"><span lang="IN">Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya keterampilan sosial pada anak kelompok di TK Syailendra Palembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh permainan tradisional terhadap keterampilan sosial anak pada kelompok B TK Syailendra Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Pre-eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah <em>One-Group Pretest-Posttest. </em>Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan <em>probability sampling. </em>Hasil penelitian yang dilakukan di TK Syailendra Palembang mengenai pengaruh permainan tradisional terhadap keterampilan sosial anak pada kelompok B TK Syailendra Palembang, hasil yang didapatkan adalah bahwa pengaruh permainan tradisional terhadap keterampilan sosial anak pada kelompok B TK Syailendra Palembang. Berdasarkan kreteria pengujian hipotesis bahwa Ho diterima jika <em>t<sub>hitung </sub></em>&gt;<em>t<sub>tabel</sub></em>, diperoleh hasil <em>t<sub>hitung</sub></em>= 0,50 dan <em>t<sub>tabel</sub></em>= 1,104. Dengan demikian berarti <em>t<sub>hitung</sub></em>&gt;<em>t<sub>tabel </sub></em>sehingga Ho diterima.</span></p> Nia Andriani Copyright (c) 2021 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-12 2019-12-12 1 01 PENGARUH METODE BERCERITA TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI PADA ANAK KELOMPOK B DI TK IT KAUTSAR ILMI TANJUNG RAJA KABUPATEN OGAN ILIR https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/211 <span lang="IN">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh metode bercerira terhadap kepercayaan diri pada anak Kelompok B di TK IT Kautsar Ilmi Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir. Dengan sampel anak yang berjumlah 21, yaitu 11 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian <em>one-group pretest-posttest design</em>. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh t<sub>hitung </sub>&gt; t<sub>tabel </sub>atau18,79 &gt; t<sub>tabel </sub>1,725,dengan taraf signifikan (α) 0,05 dan dk = 21 – 1 = 20, berarti H<sub>o </sub>ditolak dan H<sub>a </sub>diterima dengan tingkat hubungan sangat sesuai. Dengan demikian dapat dibuktikan bahwa metode bercerita memiliki pengaruh terhadap kepercayaan diri pada anak Kelompok B di TK IT Kautsar Ilmi Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir. Hal tersebut dapat terlihat pada <em>posttest </em>sebesar 54,45 lebih besar dibandingkan <em>p</em>sebesar 28,14 kepercayaan diri anak Kelompok B di TK IT Kautsar Ilmi Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir. Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan metode bercerita memiliki pengaruh terhadap kepercayaan diri pada anak Kelompok B di TK IT Kautsar Ilmi Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir diterima kebenarannya</span> Rizana Kurnia Putri Copyright (c) 2021 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-14 2019-12-14 1 01 UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL CONGKLAK PADA ANAK KELOMPOK B TK NEGERI 1 PLUS BANYUASIN III https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/225 <p>Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berjudul “Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Melalui Permainan Tradisional Congklak Pada Anak Kelompok B Tk Negeri 1 Plus Banyuasin III”. Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya kemampuan kognitif anak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atautidaknyapeningkatan kemampuan kognitif melalui permainan tradisional congklak pada anak kelompok B di TK Negeri 1 Plus Banyuasin III.Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian PTK yang dilaksanakan II siklus, dalam siklus I dilaksanakan 3 kali pertemuan maka dalam II siklus dilaksanakan 6 kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ada 18 anak kelompok B terdiri dari 11 anak perempuan dan 7 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi dan dokumentasi. Indikator keberhasilan tindakan minimal 80%. Sebelum melakukan tindakan siklus I dan II peneliti melakukan pra tindakan sebelum kegiatan tindakan dilaksanakan dimana ketuntasan tingkat pencampaian belum mencapai 80% ke atas, maka dari itu peneliti melakukan tindakan siklus I dan dilanjutkan siklus selanjutnya yaitu siklus II yang telah terlihat nilai kriteria ketuntasan mencapai 80% ke atas. Dan dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan permainan tradisional congklak dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak di Tk Negeri 1 Plus Banyuasin III.<strong></strong></p> Elsa Melinda Putri Copyright (c) 2021 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-18 2019-12-18 1 01 UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS MELALUI PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) PADA ANAK KELOMPOK B2 (5-6 TAHUN) DI TK ACTIVE PALEMBANG https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/235 <div class="page" title="Page 1"><div class="layoutArea"><div class="column"><p><span>Masalah dalam penelitian ini adalah Adakah bagaimana upaya meningkatkan kemampuan pemahaman matematis melalui Pendekatan Matematika Realistik (PMR) pada anak kelompok B2 (5-6 Tahun) di TK Active Palembang. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis melalui Pendekatan Matematika Realistik (PMR) pada anak kelompok B2 (5-6 Tahun) di TK Active Palembang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (</span><span>classroom action research) </span><span>adalah penelitian tindakan yang dilakukan dengan tujuan memperbaiki mutu praktik pembelajaran dikelas. Populasi dalam penelitian ini seluruh Anak kelompok B2 di TKActive Palembang,pengambilansampeldalampenelitiandengancara</span><span>Random Sampling </span><span>yaitu Berdasarkan hasil penelitian, maka diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan pemahaman matematis yang diterapkan pada anak mengalami peningkatan setelah diberikan tindakan melalui pendekatan matematika realistik (PMR) yang diterapkan pada anak. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari kondisi awal pemahaman matematis anak kelompok B2 berada pada kriteria belum berkembang dengan persentase 11,2 %, pada siklus 1 dengan presentase 44,5% meningkat menjadi berkembang sangat baik dengan dilakukan tindakan menggunakan pendekatan matematika realistik (PMR) anak melakukan kegiatan pemahaman matematis melalui pendekatan matematika realistik menjadi meningkat pada siklus II dengan presentase 88% yang kegiatannya dibuat menjadi lebih menarik juga menyenangkan dan media yang mendukung menjadi kriteria berkembang sangat baik. Kesimpulannya anak sudah mampu mengenal konsep angka, mengenal penjumlahan dan pengurangan, mengenal geometri serta konsep berat dan ringan. </span></p></div></div></div> Yuni Sara Copyright (c) 2021 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-16 2019-12-16 1 01 PENGARUH KEGIATAN MENGGUNTING BERPOLA TERHADAP MOTORIK HALUS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL DI KEC. SUNGAI PINANG TAHUN 2019 https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/semdiksa/article/view/230 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kegiatan menggunting berpola terhadap motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal di Kec. Sungai Pinang Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksperimen <em>Quasi Eksperimental Jenis Nonequivalent Control Group Design </em>ini terdapat kelompok eksperimen dan kelompok control yang tidak dipilih secara random, sampel yang dipilih adalah teknik <em>Sampling Purposive</em>, karena sampel yang akan diambil disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Jadi peneltian ini menggunakan kelompok yang sudah dipilih berdasarkan keadaan yang ada di sekolah. Dalam penelitian ini terdapat 33 orang anak sebagai sampel yang dimana 18 orang anak berperan sebagai kelas eksperimen dan 15 orang anak berperan sebagai kelas kontrol. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik <em>Purposive Sampling</em>. Hasil Penelitian menunjukan bahwa adanya pengaruh kegiatan menggunting berpola terhadap motorik halus anak usia 5-6 tahun di Kec. Sungai Pinang dengan perolehan data rata-rata <em>Pretest </em>yang pada awalnya anak pada kelas eksperimen sebesar 54,66 dengan kriteria “tidak sesuai” lalu meningkat pada saat <em>Postest </em>dengan nilai rata-rata <em>Postest </em>74,16 “sesuai. Lalu t<sub>hitung = 4,33 </sub>&gt; t<sub>tabel 2,110</sub> dengan taraf signifikan (ɑ) 0.05. Sesuai dengan kriteria pengujian hipotesis, yakni jika t<sub>hitung &gt; </sub>t<sub>tabel </sub> maka H<sub>a </sub>diterima dan H<sub>o </sub>ditolak.</p><p> </p> Ainun Jariyah Copyright (c) 2021 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR 2019-12-19 2019-12-19 1 01